Senin, 29 Mei 2017

forex  Forex

Aussie Masih Tertekan Pasca Data Inflasi

Rabu, 23 Januari 2013 15:20 WIB
Dibaca 577

Monexnews - Hari ini dolar Australia atau Aussie nampak masih tertekan dan sulit untuk menguat setelah terpukul oleh data inflasi yang naik namun di bawah ekspektasi, sehingga meneguhkan masih ada cukup ruang untuk menurunkan suku bunga selanjutnya.

Meskipun demikian investor masih ragu dengan langkah yang akan muncul bulan depan. Aussie sempat mencatat pelemahan (Rabu, 23/01) hingga sepertiga sen ke level $ 1,0524, platform Reuters, setelah angka inflasi tahunan y/y naik 2.2% dibanding periode sebelumnya 2.0% namun masih di bawah prediksi 2.4%. Sementara target Reserve Bank of Australia (RBA) adalah 2 sampai 3 persen.

Menurut kalangan pemerhati pasar, lemahnya angka inflasi di kuartal-kuartal mendatang akan memicu RBA mengambil opsi pemangkasan bunga, namun mereka percaya pemotongan bukan dipertemuan Februari. Mereka juga melihat adanya peningkatan perekonomian di tingkat internasional, sementara ekonomi domestik tidak seburuk perkiraan.

Sepanjang tahun 2012 lalu bank sentral telah menurunkan suku bunga hingga 125 basis poin terkait melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia serta anjloknya harga ekspor yang telah membuat suram prospek ekonomi.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar