Kamis, 23 Maret 2017

forex  Forex

Aussie Melejit Setelah Pernyataan Dari RBA

Selasa, 6 Mei 2014 12:45 WIB
Dibaca 559

Monexnews -

Dollar Australia naik ke level tertinggi dalam dua pekan setelah bank sentral Australia meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah dan mengatakan bahwa ada perbaikan di pasar kerja.

Mata uang Selandia Baru naik untuk hari ke enam terhadap greenback, menyamai reli terpanjang dalam setahun, seiring volatilitas nilai tukar mata uang berada di dekat level terendah dalam tujuh tahun yang telah meningkatkan daya tarik pada aset berimbal hasil tinggi. Greenback berada di level terendah dalam tiga pekan terhadap sebagian besar mata uang utama sebelum ketua Fed Janet Yellen berikan testimoni kepada anggota parlemen besok.

Pernyataan dari RBA “tampaknya memiliki nada yang lebih positif, khususnya pada pasar kerja,” kata Diya Devesh, seorang analis mata uang di Standard Chartered Plc di Singapura. “Setidaknya, dalam jangka pendek, saya pikir Aussie masih akan dapatkan dukungan pada level saat ini.”

Mata uang Australia saat ini di perdagangkan hanya sedikit berubah di kisaran $0.9280 pada pukul 12.45 wib setelah naik sebanyak 0.5% menjadi $0.9317, yang merupakan level tertinggi sejak 23 April. Greenback melemah sebesar 0.1% menjadi 102.03 yen dan saat ini bergerak di kisaran $1.3883 per euro dari $1.3875 kemarin.

Bank sentral Australia mempertahankan suku bunga acuan di rekor terendah 2.5% pada hari ini. “ Ada beberapa perbaikan dalam indikator di pasar kerja” meskipun akan memakan beberapa waktu untuk mengurangi tingkat pengangguran secara konstan, kata Gubernur RBA Glenn Stevens dalam pernyataannya.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar