Rabu, 18 Oktober 2017

forex  Forex

Aussie Mengabaikan Data Inflasi China

Rabu, 10 Juli 2013 1:52 WIB
Dibaca 688

Monexnews - Pemulihan Dollar Australia versus Greenback berlanjut untuk hari ke-2 di tengah spekulasi bahwa penurunan mata uang baru-baru ini telah berlebihan, dengan rally saham Asia turut mendorong permintaan untuk aset ber-yield lebih tinggi. Aussie sebelumnya sempat tergelincir di bawah level $0.91 pasca data pemerintah China menunjukkan indeks harga konsumen naik 2,7% pada bulan Juni dari tahun sebelumnya, lebih cepat dari ekspektasi 2,5%. Inflasi yang lebih tinggi memperkecil kemungkinan akan adanya stimulus tambahan dari People’s Bank of China.

Tekanan negatif untuk mata uang Australia juga datang dari indeks kondisi bisnis yang merosot ke level terendah sejak Mei 2009. "Tekanan yang ada masih cenderung mengarahkan Aussie untuk melanjutkan tren pergerakan yang lebih rendah," kata Kieran Davies, kepala ekonom Barclays Plc di Sydney. "Untuk perekonomian Australia, sulit untuk melihat adanya peningkatan dalam 6 bulan sampai setahun ke depan." (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar