Selasa, 28 Maret 2017

forex  Forex

Aussie Menuju Penguatan Tahunan vs Euro & Yen

Selasa, 23 Desember 2014 13:12 WIB
Dibaca 612

Monexnews - Dollar Australia menuju penguatan tahunan pertamanya dalam 3 tahun terhadap euro dan yen, membuat bank sentral frustrasi dalam berusaha menstimulasi perekonomian dengan pelemahan mata uang. Indeks korelasi terhadap 9 mata uang negara maju telah naik 1.2% tahun ini, meski seiring tingginya suplai bijih besi memangkas harga ekspor utama Australia. Aussie menguat sebanyak 3.9% terhadap yen dan 2.4% terhadap euro. Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens bulan ini mengatkan dollar Selandia baru "masih berada di atas sebagian banyak estimasi nilai fundamentalnya" sembari mempertahankan tingkat suku bunga pada rekor rendah. Nilai tukar aussie yang masih kuat menghambat transisi penggerak pertumbuhan domestik seiring dampak dari booming sumberdaya alam memudar. Macquarie Group Ltd., bank investasi terbesar Australia, memprediksikan stimulus yang melemahkan nilai tukar mata uang di Jepang dan Eropa akan terus menghambat pelemahan aussie tahun depan. 

“Ketika dibandingkan dengan euro dan yen, sebenarnya kami memperkirakan aussie akan cukup flat,” ucap David Forrester, wakil presiden senior strategis mata uang negara G-10 pada Macquarie di Singapura. “Hal tersebut akan menjadi sumber utama kecemasan RBA.” Dollar Australia akan harus melemah lebih lanjut lagi terhadap greenback untuk mempengaruhi indeks perdagangan mengingat minimnya hambatan penguatan aussie terhadap mata uang lainnya, dan hal tersebut kemungkinan akan mengecewakan Stevens, ucap Forrester.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar