Sabtu, 25 Maret 2017

forex  Forex

Aussie Terkoreksi Setelah Proyeksi GDP China

Jumat, 12 Juli 2013 12:44 WIB
Dibaca 677

Monexnews -  Dollar Australia atau Aussie mengalami koreksi tajam di perdagangan akhir pekan (Jumat, 12/7) terutama setelah Menteri Keuangan China memperkirakan pertumbuhan ekonominya akan menurun di tahun 2013 ini.

Menteri Keuangan China, Lou Jiwei, mengatakan bahwa pertumbuhan negeri terbesar ke 2 dunia itu hanya akan tumbuh sekitar 7% tahun ini, dan jauh di bawah target pemerintah sebesar 7.5%. Sedangkan angka GDP kuartal II diprediksi akan tumbuh 7,5%, lebih rendah dari kuartal sebelumnya 7,7%.

Secara umum pesimisme terhadap masa depan Aussie telah terakumulasi setelah data aktivitas manufaktur China bulan Juni (rilis Senin, 1/7) juga mengalami penyusutan. Dan kalangan investor langsung khawatir terhadap potensi perlambatan di China mengingat China merupakan mitra dagang utama terbesar bagi Australia.

Bahkan efek dari kekhawatiran tersebut membuat Aussie terus terpuruk hingga ke level terendahnya hampir dalam tiga tahun terakhir terhadap USD ke level $.09036. Sedangkan hari ini, Aussie terkoreksi hingga $0.9133 dan kemudian stabil pada kisaran area $0.9173. Kisaran itu jauh di bawah level puncak sesi kemarin yang mencapai 0.9305 terhadap dollar AS.

Selain itu, Aussie juga tertekan oleh spekulasi pemangkasan suku bunga di jangka pendek lantaran pertumbuhan ekonomi Australia masih berada di bawah tren untuk jangka pendek. Sedangkan tekanan inflasi saat ini masih memungkinkan adanya pelonggaran moneter lebih lanjut jika dibutuhkan.(dar) 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar