Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news ECB pertahankan suku bunga acuan di 0.00% & suku bunga deposito di -0.40%

forex Forex

Awali Pekan, Rupiah Terdepak Level Terendah 11-bulan

Senin, 1 Desember 2014 13:19 WIB
Dibaca 635

Monexnews - Nilai tukar Rupiah hari ini diperdagangkan dekat level terendahnya dalam 11 bulan terakhir. Penurunan harga minyak mentah menjatuhkan valuta garuda ke posisi 12,270 terhadap US Dollar (grafik Reuters) sampai dengan pukul 13.15 WIB. 

Selain terpengaruh oleh harga minyak dunia, Rupiah juga terbebani oleh hasil data purchasing managers' index Indonesia versi HSBC, di mana angkanya turun dari 49.2 (Oktober) ke rekor rendah 48.0. Sementara data perdagangan menunjukkan surplus $20 juta di bulan Oktober atau lebih rendah dibandingkan ekspektasi (25 juta). Menurut pengamatan Dow Jones Newswires, grafik harian USD/IDR menunjukkan bias positif, di mana moving average 5 dan 15 hari menunjukkan peningkatan. Penguatan lanjutan Dollar akan mengarah ke resistance 12,278 dan 12,600 (swing high dari 21 November 2008).

Seperti dilaporkan sebelumnya, pelaku pasar hari ini disajikan oleh 3 data penting dari Indonesia, yakni laporan inflasi, PMI manufaktur dan ekspor-impor. Inflasi November tercatat sebesar 1,50% dengan inflasi tahunan mencapai 6,23% akibat efek dari kenaikan harga BBM. Sementara PMI HSBC turun dari angka 49.2 yang tercatat bulan Oktober lalu ke level 48.0. Penurunan aktivitas sektor manufaktur merupakan konsekuensi dari kebijakan pengurangan subsidi BBM yang bertujuan untuk menggerus beban defisit neraca transaksi berjalan. Sementara sektor perdagangan Indonesia berhasil membalikkan defisit $270 juta yang tercatat bulan September lalu menjadi surplus $20 juta. Namun demikian, jumlah surplus sedikit berada di bawah ekspektasi, $25 juta.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar