Senin, 23 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Bank Sentral Masih Lirik Aussie

Senin, 11 Maret 2013 17:53 WIB
Dibaca 547

Monexnews - Aussie kurangi pelemahan di sesi London setelah laporan pemerintah Australia menunjukan bahwa bank sentral masih melirik aussie sebagai cadangan devisa. Minat bank sentral cukup tinggi meskipun investor Jepang menjauhi aset keuangan Australia. Data Kementrian Keuangan Jepang terakhir menunjukan investor menjual obligasi Australia senilai $4,6 miliar untuk bulan Januari; ini merupakan jumlah terbesar sejak 2005. Di lain pihak, data pemerintah Australia menunjukan investor offshore membeli obligasi Australia senilai A$13,1 miliar untuk kuartal keempat 2012. Akhir pekan lalu, Bundesbank mengutarakan aset keuangan Australia akan berperan sebagai cadangan devisa.

Data Reserve Bank of Australia terakhir menunjukan bank sentral -termasuk Jerman, Perancis, dan Cina- memiliki Dollar Australia. "Sebagai bank sentral, Bundesbank mengelola cadangan devisa berdasarkan unsur keamanan dan likuiditas. Strategi investasi Bundesbank bersifat jangka panjang. Dollar Australia akan berperan sebagai cadangan devisa seperti halnya Dollar AS, Yen Jepang," tulis pernyataan bank sentral Jerman di akhir pekan.

Sementara itu, aussie kurangi pelemahan di sesi London. AUD/USD kini diperdagangkan 1.0229; menjauhi level rendah harian 1.0202 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar