Senin, 27 Maret 2017

forex  Forex

Bernanke Berpidato, Indeks Dollar Anjlok

Kamis, 11 Juli 2013 5:31 WIB
Dibaca 2253

Monexnews - Setelah notulen rapat terakhir FMOC dirilis menunjukkan banyak anggota menginginkan kepastian yang lebih terhadap pasar tenaga kerja sebelum menarik stimulus moneter, Chairman Federal Reserve, Ben Bernanke, berpidato dihadapan National Bureau of Economic Research. Bernanke mengatakan Federal Reserve tidak akan terburu-buru menaikkan tingkat suku bunga jangka pendek, bahkan jika tingkat pengangguran mendekati batas bank sentral sebesar 6.5%. Tingkat pengangguran AS sebesar 7.5%, dan tidak pernah dibawah 7% sejak bulan November 2008.

Bernanke juga menekankan The Fed benar-benar memperhatikan rendahnya tingkat inflasi saat ini. Jika inflasi tidak bergerak mendekati target 2% maka kebijakan akan tetap akomodatif. Pernyataan tersebut berarti tetap ada kemungkinan The Fed akan menambah atau mengurangi stimulus tergantung dari perkembangan ekonomi AS.

Akibat pernyataan tersebut dollar anjlok terhadap mata uang utama, indeks dollar anjlok 1.46% menjadi 83.450. Euro beranjak dari level terendah yang belum terjadi sejak Awal April, bahkan euro mampu menembus level $13.000, menjadi level tertinggi untuk minggu ini. Sementara Yen juga menguat tajam dengan diperdagangkan dibawah level 100.00 yen per dollar. Sterling juga tak mau kalah dengan berhasil menembus level $15.000, lepas dari level terendah selama 3 tahun terakhir pada hari Selasa lalu.

Bernanke juga tetap mempertahankan pernyataannya sebelumnya yang mengatakan kemungkinan akan mengurangi program pembelian obligasi sebesar $85 miliar per bulan akhir tahun ini dan berakhir pertengahan tahun depan. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar