Jumat, 21 Juli 2017

forex  Forex

BI: Aksi Jual Rupiah Bersifat Sementara

Jumat, 3 Mei 2013 11:40 WIB
Dibaca 483

Monexnews - Standard & Poor's kemarin memangkas proyeksi (outlook) terhadap perekonomian Indonesia dari positif menjadi stabil. Langkah lembaga rating tersebut langsung memicu aksi jual Rupiah di pasar uang,

Bank Indonesia memastikan bahwa pihaknya akan berupaya menjaga stabilitas nilai tukar pasca downgrade S&P. "Efek dari apa yang dilakukan oleh S&P akan bersifat temporer karena pelaku pasar sedang terkejut," ujar Deputi Gubernur Perry Warjiyo. Bank Indonesia akan terus memantau pergerakan Rupiah dan menjaga stabilitas di pasar keuangan.

Otoritas moneter terindikasi menjual Dollar sekitar $50 juta pada Jumat pagi ini di pasar forex antar-bank guna mempertahankan nilai tukar. Kurs Rupiah langsung anjlok dari 9.730 ke 9.745 pasca kabar downgrade S&P hari Kamis kemarin. Lembaga rating tersebut merevisi outlook rating BB+ yang dimiliki Indonesia dengan pertimbangan lambatnya momentum reformasi nasional. Di samping itu, faktor tekanan eksternal juga menghambat kenaikan peringkat rating untuk 12 bulan ke depan. Banyak pihak meyakini apa yang dilakukan oleh S&P merupakan imbas dari lambannya pemberlakuan harga BBM yang baru oleh pemerintah. Padahal selama ini impor dn subsidi BBM selalu membebani anggaran belanja negara.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar