Kamis, 19 Januari 2017

forex Forex

China & Yunani Naik Turunkan Aussie

Senin, 29 Juni 2015 14:17 WIB
Dibaca 3576

Monexnews - Dollar Australia atau aussie anjlok di awal perdagangan terhadap dollar mengikuti pergerakan mayoritas mata uang utama lainnya menyusul deadlock pembicaraan masalah utang Yunani. Pemerintah Athena mengajukan perpanjangan program bailout selama satu bulan pada hari Sabtu di pertemuan Eurogroup yang kembali ditolak. Pasca penolakan tersebut PM Yunani Alexis Tsipras, mengumumkan akan mengadakan referendum untuk menentukan apakah akan menerima atau menolak syarat penghematan yang diajukan krediturnnya untuk kembali memperoleh dana talangan. Referendum tersebut akan diadakan pada 5 Juli mendatang, dan telah mendapat persetujuan parlemen Yunani. Dollar yang dianggap salah satu mata uang safe haven menguat tajam merespon hal tersebut.

Disisi lain, aussie mendapat sentimen positif dari China yang merupakan mitra dagang utama Australia. People's Bank of China (PBOC) pada hari Sabtu menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,85%. Penurunan tersebut menjadi yang ke-empat sejak bulan November. PBOC juga menurunkan suku bunga deposito sebesar 25 basis poin menjadi 2%. PBOC mengatakan langkah tersebut diambil untuk "menstabilkan pertumbuhan" ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Bank sentral tersebut juga menurunkan giro wajib minimun sebesar 0,5% untuk bank yang memberikan pinjamannya lebih banyak diberikan ke petani dan bisnis kecil. 

AUDUSD diperdagangkan dikisaran 0.7648 pada pukul 14.14 WIB, dengan level terendah harian 0.7585 dan tertinggi 0.7692 (platform Monex Trader).(pap/Monex)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar