Kamis, 14 Desember 2017

forex  Forex

Data ADP Dorong Pelemahan Lebih Lanjut Pada Dollar

Rabu, 5 Februari 2014 21:37 WIB
Dibaca 533

Monexnews -

Dollar anjlok terhadap yen seiring sebuah laporan kerja swasta menunjukkan perusahaan di AS menambahkan lebih sedikit pekerja daripada estimasi analis di bulan Januari, menambahkan tanda-tanda bahwa tidak meratanya pemulihan ekonomi AS.

Euro di perdagangkan hampir di dekat level terendah dalam 10 pekan terhadap yen seiring penjualan retail di kawasan euro merosot dan di tengah spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan menurunkan suku bunga. Yen menguat terhadap semua dari 24 mata uang pasar berkembang yang di ikuti oleh Bloomberg atas melonjaknya permintaan pada mata uang safe haven.

“Dollar di perdagangan dengan cukup buruk, data itu tidak lemah, namun pasar bereaksi negatif terhadap data,” kata Charles St Arnaud, seorang analis mata uang di Nomura Holdings Inc. pada hari ini. “Kecemasan pasar adalah mengapa ekonomi AS melambat. Investor akan tertarik untuk menggunakan sumber daya mereka pada angka non-farm payroll dalam mereka memutuskan strategi untuk beberapa pekan mendatang.”

Dollar turun sebanyak 0.4% menjadi 101.30 pada pukul 21.34 wib setelah kenaikan sebesar 0.7% kemarin, kenaikan tertinggi sejak 14 Januari. Mata uang Jepang naik sebanyak 0.5% menjadi 136.74 per euro setelah terapresiasi ke 136.23 kemarin, level terkuat sejak 22 November. Mata uang zona euro hanya bergerak datar di kisaran $1.3515.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar