Minggu, 26 Maret 2017

forex  Forex

Data China Akhiri Momentum Kiwi Dollar

Rabu, 10 Juli 2013 11:38 WIB
Dibaca 770

Monexnews - Nilai tukar pair mata uang NZD/USD menguat setelah Menteri Keuangan Selandia Baru, Bill English, menyatakan pada akhirnya suku bunga akan naik. Pun demikian, kurs Dollar New Zealand perlahan kembali mendekat ke level pembukaannya hari ini. 

Menurut Senior FX Manager ANZ, Sam Tuck, rilis data ekonomi yang negatif telah mengakhiri momentum penguatan Kiwi Dollar beberapa jam terakhir. "NZD sempat menanjak pasca komentar menteri keuangan, namun kembali melemah karena hasil data ekspor China yang rendah," ujar Tuck. Menurutnya, catatan negatif pada indikator perdagangan China tidak hanya berdampak buruk terhadap NZD, namun tentu juga menghambat laju Aussie Dollar.

Dollr NZ saat ini terpantau pada level 0.7842 atau lebih lemah dibanding catatan pagi ini, 0.7856. Agenda ekonomi yang dapat menggerakkan kurs Dollar AS hari ini adalah pertemuan dewan gubernur bank sentral dan komentar gubernurnya, Ben S. Bernanke. Fokus perhatian investor masih sama, yaitu terpusat pada kebijakan stimulus moneter bank sentral. Apabila The Fed hari ini memberi sinyal penghentian stimulus tahun ini, maka kurs Dollar AS akan semakin kuat dan NZD kembali kehilangan momentumnya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar