Selasa, 25 Juli 2017

forex  Forex

Data China Bebani Aussie

Senin, 19 Mei 2014 12:02 WIB
Dibaca 626

Monexnews - Minimnya katalis pada pekan lalu membuat aussie berakhir flat. Pada perdagangan hari sesi Asia hari ini Aussie terlihat bergerak melemah. Data melambatnya kenaikan harga rumah di China memberikan ketakutan akan kemungkinan ekonomi negeri tirai bambu tersebut melambat lebih dalam. China merupakan mitra dagang utama Australia.

Data menunjukkan harga rumah pada bulan April naik 6,7% dari tahun sebelumnya, lebih lambat dari bulan Maret ketika tumbuh 7,7%. Dari 70 kota yang dinilai hanya 44 yang mengalami kenaikan, menjadi yang terendah sejak Oktober 2012 ketika kenaikan harga rumah hanya terjadi di 35 kota. Melambatnya penjualan rumah dan konstruksi properti telah menyeret ekonomi China yang pada kuartal I tahun ini mencatat pertumbuhan ekonomi terendah dalam enam kuartal terakhir.

Fokus selanjutnya tertuju pada rilis minutes rapat terakhir Reserve Bank of Australia pada hari Selasa besok. RBA dalam rapat terakhir memutuskan mempertahankan tingkat suku bunga sebesar 2,50%, dan bank sentral Australia tersebut terkesan tidak mempermasalahan penguatan aussie. Minutes RBA akan menyajikan pandangan yang lebih mendalam mengenai kondisi perekonomian Australia, dan dapat memberikan petunjuk mengenai prospek kenaikan suku bunga dari RBA.

AUDUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 0.9352 menjauhi level tertinggi harian 0.9368. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar