Senin, 18 Desember 2017

forex  Forex

Data China Turut Bebani Kinerja Aussie Dan Kiwi

Rabu, 24 Juli 2013 11:27 WIB
Dibaca 480

Monexnews - Dollar Australia dan Selandia Baru tergelincir, turun untuk pertama kalinya dalam empat hari, setelah sebuah laporan swasta menunjukkan bahwa kontraksi di industri manufaktur China secara tak terduga semakin dalam.

Yield obligasi Australia bertenor 3 tahun melonjak setelah data yang menunjukkan bahwa inflasi di negara tersebut meningkat di kuartal terakhir, meredam perkiraan bahwa Reserve Bank akan memangkas biaya pinjaman pada awal bulan depan. Sementara itu Kiwi awalnya menyentuh level tertinggi dalam sebulan setelah dirilisnya sebuah laporan yang emnunjukkan surplus perdagangan Selandia Baru melebar di bulan Juni.

“Pada hari ini, kita tampaknya akan melihat kisaran harga di level rendah dengan masalah yang terjadi pada China terus membebani kinerja aussie,” kata Callum Henderson, kepala analis mata uang global di Standard Chartered Plc di Singapore.” Pandangan untuk enam sampai sembilan bulan kedepan, kami terus perkirakan bahwa dollar Australia akan berada di level rendah.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar