Selasa, 24 Oktober 2017

forex  Forex

Data CPI Lemahkan Kiwi

Rabu, 16 Juli 2014 8:49 WIB
Dibaca 608

Monexnews -

Dollar Selandia Baru turun ke level terendah dalam sepekan setelah data menunjukkan indeks harga konsumen negara tersebut naik di bahwa estimasi analis, meningkatkan taruhan bahwa Reserve Bank akan hentikan sementara naikan biaya pinjaman.

Indeks dollar di perdagangkan di dekat level tertinggi tiga pekan sebelum di rilisnya data hari ini yang mungkin menunjukkan naiknya produksi pabrik, mendukung prospek untuk tingginya biaya pinjaman. Ketua Federal Reserve mengatakan kepada senat di parlemen kemarin bahwa suku bunga mungkin naik lebih cepat dari perkiraan pasar jika pasar kerja terus membaik lebih cepat dari perkiraan. Pound berada di bawah 0.1% dari level terkuat dalam hampir dua tahun terhadap euro sebelum dirilisnya data hari ini yang mungkin menunjukkan tingkat penganguran di Inggris turun.

“Sepertinya reaksi kiwi dibenarkan, berdasarkan pembacaan CPI yang hasilnya di bawah estimasi analis,” kata Ray Attrill, seorang analis mata uang di National Australia Bank Ltd. di Sydney, tentang penurunan Selandia BAru. “Itu telah membuat RBNZ mendapatkan sedikit dapatkan ruang untuk kebijakan selanjutnya.” NAB melihat suku bunga mungkin akan di naikan di bulan Juli dan Desember.

Mata uang Selandia Baru turun sebesar 0.5% menjadi $0.8725 pada pukul 08.45 wib dari kemarin, setelah menyentuh level $0.8718, itu adalah level terlemah sejak 7 Juli.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar