Jumat, 21 Juli 2017

forex  Forex

Data Ekonomi Lemah Menghambat Sterling

Kamis, 10 Juli 2014 1:01 WIB
Dibaca 670

Monexnews - Sterling tergelincir versus Euro pasca data menunjukkan harga rumah di Inggris merosot pada bulan lalu, sementara antisipasi menjelang minutes FOMC membuat Sterling cenderung flat terhadap Dollar AS. Data terpisah juga menunjukkan peritel Inggris menderita penurunan harga tahunan terbesar setidaknya sejak 2006, yang kian membebani Sterling sehari setelah rilis data output pabrik terburuk dalam 1½ tahun.

Namun beberapa trader menilai pelemahan data Inggris telah diimbangi oleh data manufaktur Jerman dan Jepang yang mengecewakan, sehingga tidak berdampak signifikan terhadap Sterling.

Sementara Goldman Sachs Group Inc. berpendapat bahwa apresiasi mata uang Inggris lebih lanjut bisa membebani perekonomian Inggris. Pada tahun lalu Sterling tercatat sebagai mata uang utama berkinerja terbaik. Setelah menyentuh level tertinggi sejak 2008 pada tanggal 7 Juli, indeks perdagangan-tertimbang Sterling harus mencatat penurunan 3 hari beruntun pada hari Rabu. Sebuah indeks ekspektasi inflasi juga anjlok ke level terendah 3 bulan, yang menambah indikasi bahwa penguatan Sterling dapat mengganggu pertumbuhan di masa depan. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar