Kamis, 23 Maret 2017

forex  Forex

Data Inflasi Sedikit Melegakan Euro

Jumat, 29 Agustus 2014 19:40 WIB
Dibaca 592

Monexnews - Euro dapat bernafas sedikit lebih lega pada hari Jumat setelah data inflasi zona euro yang dirilis sesuai dengan ekspektasi dan meredakan spekulasi bahwa European Central Bank dapat kembali melonggarkan kebijakan sesegera pekan depan. Meski demikian, euro masih menuju pelemahan selama 2 bulan berturut-turut seiring laju inflasi tahunan zona euro telah anjlok ke level rendah 5 tahun pada 0.3%, cukup jauh di bawah batas zona berbahaya ECB pada 1%. Hal ini kemungkinan akan terus menghidupkan ekspektasi adanya pernyataan dovish yang datang dari Presiden ECB Mario Draghi saat ia berpidato pasca keputusan kebijakan tanggal 4 September nanti.

Euro diperdagangkan di sekitar level $1.3190, setelah sempat menyentuh sekitar level $1,3195 sesegera setelah data inflasi dirilis, dan berada di atas level rendah dalam 2 tahun pada 1.3152 yang disentuh pada hari Rabu lalu. Euro telah melemah sekitar 1.6% dalam 2 pekan terakhir, sebagian akibat konflik di Ukraina dan Rusia, yang kemungkinan akan menekan tingkat pertumbuhan ekononomi zona euro. Aksi jual euro kian deras pasca pidato Draghi di Jackson Hole hari Jumat lalu.
"Data inflasi terbukti sedikit melegakan untuk euro, namun faktor lainnya berdatangan, mulai dari deflasi di Italia, lemahnya penjualan ritel Jerman, dan tingkat EONIA yang negatif, akan mempertahankan trend pelemahan euro," ucap Jeremy Stretch, kepala strategis mata uang pada CIBC World Markets. "Euro saat ini tinggal menunggu waktu untuk menguji level rendah September tahun lalu pada $1,3105."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar