Jumat, 24 Maret 2017

forex  Forex

Data Manufaktur China Bungkam Aussie

Senin, 3 Juni 2013 12:57 WIB
Dibaca 431

Monexnews - Mata uang dollar Australia atau sering disebut dengan Aussie nampak tertekan kembali di perdagangan hari Senin (3/6) terutama setelah data penjualan ritel Australia (retail sales) bulan April muncul di bawah ekspektasi.

Selain itu, sentimen investor kian terbebani setelah data aktivitas manufaktur China yang juga di rilis hari ini muncul pada angka yang kian menyusut. Aktivitas industri manufaktur China bulan Mei yang di kalkulasi oleh HSBC, muncul di angka 49.2 lebih rendah dari bulan sebelumnya di level 49.6. Penyusutan tersebut merupakan kali pertama dalam tujuh bulan terakhir yang di akibatkan oleh merosotnya permintaan baik dari dalam maupun luar negeri.

Hampir sebagian besar aset-aset negara Australia begitu sensitif terhadap data-data China, karena China merupakan mitra dagang terbesar Australia. Produk komoditi seperti bijih besi dan batu bara merupakan salah satu andalan dari sektor pertambangan Australia yang di jual ke negara terbesar ke dua di dunia tersebut.

Sementara angka penjualan ritel Australia bulan April tumbuh hanya 0.2%, masih di bawah ekspektasi 0.3% namun membaik bila di bandingkan bulan sebelumnya pada -0.4%. Aussie kini diperdagangkan pada kisaran terbatas 0.9630-an setelah sempat terpuruk hingga 0.9587 di awal perdagangan Asia.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar