Minggu, 23 Juli 2017

forex  Forex

Pelemahan Pada Manufaktur China Topang Penguatan Yen

Kamis, 20 Februari 2014 10:18 WIB
Dibaca 584

Monexnews -

Yen menguat terhadap semua dari 16 mata uang utama seiring para investor mencari posisi aman pada mata uang Jepang di tengah data yang mensinyalkan kontraksinya manufaktur China yang telah mendorong bursa saham di Asia bergerak lebih rendah.

Yen memperpanjang penguatannya terhadap dollar setelah pembacaan awal menunjukkan penurunan yang tak terduga pada indeks manajer pembelian di sektor manufaktur China dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics. Mata uang jepang juga mendapatkan dukungan sebelum di rilisnya laporan hari ini yang mungkin akan menunjukkan tingkat inflasi di AS melambat, menambahkan sikap cemas pada pemulihan di negara dengan ekonomi terbesar di dunia yang akan semakin melemah. Dollar Australia berada di jalur penurunan selama empat hari, yang mana itu akan menjadi penurunan terpanjang dalam sebulan.

“Yen masih memiliki daya tarik sebagai safe haven,” kata Sean Callow, analis mata uang di Westpac Banking Corp. di Sydney. “ Pasar sangat sensitif terhadap data flash PMI China, terutama karena itu biasanya tepat. Saya akan sangat enggan untuk menarik kesimpulan secara luas, namun saya menerima bahwa pasar ambil posisi jual dan pasar berada dalam selera untuk bearish.”

Yen menguat sebesar 0.4% menjadi 101.95 per dollar pada pukul 10.15 wib. Yen menguat 0.3% menjadi 140.10 per euro. Greenback hanya sedikit berubah di $1.3747 terhadap eurp. Aussie merosot sebesar 0.6% menjadi 0.8951 per dollar AS, berada di jalur penurunan terpanjang selama empat hari sejak 17 Januari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar