Sabtu, 27 Mei 2017

forex  Forex

Data Pesanan Mesin Jepang Bantu Yen Bangkit

Kamis, 12 September 2013 17:42 WIB
Dibaca 490

Monexnews - Yen kembali menguat terhadap dollar untuk kedua harinya setelah tingkat pesanan mesin Jepang stagnan di bulan Juli dan di tengah kecemasan kenaikan pajak penjualan akan menghambat laju pertumbuhan, mendorong tingkat permintaan yen sebagai safe haven. Sementara euro melemah untuk pertama kalinya dalam 5 hari terhadap dollar setelah laporan menunjukkan output industri di kawasan Eropa berkontraksi di bulan Juli. Dollar Australia melemah terhadap semua mata uang utama setelah data pemerintah menunjukkan perusahaan di luar dugaan mengurangi jumlah pekerja untuk kedua bulannya. Di lain pihak, dollar Selandia Baru berhasil menguat setelah bank sentral mensinyalkan potensi kenaikan tingkat suku bunga dari rekor rendah.

“Dorongan untuk periode pelemahan yen masih belum ada,” ucap Simon Smith, kepala ekonom pada FxPro Group Ltd. di London. “Kita melihat yen menguat. Aussie adalah salah satu hal yang menarik pasca data tenaga kerja.” Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan mengumumkan kenaikan pajak penjualan Jepang menjadi 8% dari 5% di bulan April lalu sesuai rencana, menurut laporan surat kabar Yomiuri tanpa menyebutkan sumber. Abe juga akan memberikan rincian paket stimulus senilai 5 trilyun yen bersama dengan kenaikan pajak, menurut laporan Yomiuri.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar