Monexnews - Poundsterling diperdagangkan lebih tinggi terhadap Dollar AS dan Euro pada hari Selasa seiring investor mencari alternatif investasi yang lebih aman dibandingkan mata uang tunggal, di tengah berlanjutnya kekhawatiran tentang Spanyol dan pemilu Yunani pada akhir pekan nanti. Kendati demikian, sejumlah analis berpendapat jika apresiasi Cable tetap rentan mengingat tingginya resiko bahwa Bank of England mungkin akan memilih untuk menambah program pelonggaran kuantitatifnya.
Data ekonomi Inggris yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan output manufaktur secara mengejutkan jatuh 0,7% sepanjang bulan April, yang menambah kekhawatiran akan kembali berkontraksinya ekonomi pada kuartal ke-2. Dengan serangkaian data terbaru Inggris yang lemah, semakin banyak pula analis yang memperkirakan jika BoE akan mempergencar pembelian aset di bawah program QE mulai awal bulan depan.
"Kemungkinan bahwa Inggris akan terlebih dahulu menambah QE dibandingkan Federal Reserve jelas akan membebani kinerja Cable," kata Chris Turner, kepala analis mata uang ING.
Bagaimanapun, hingga saat ini BoE masih dihadapkan pada sebuah dilema. Meskipun ekonomi melemah, beberapa pembuat kebijakan telah menyatakan kekhawatirannya terhadap inflasi yang masih terlalu tinggi. (vid)

Komentar