Sabtu, 25 Maret 2017

forex  Forex

Depresiasi Aussie Kian Memilukan Pasca Stevens

Jumat, 13 Desember 2013 11:41 WIB
Dibaca 842

Monexnews -  Gejolak depresiasi dollar Australia semakin parah pasca pernyataan Gubernur Reserve Bank of Australia - Glenn Stevens yang mengisyaratkan bahwa mata uang perlu melemah lagi karena nilai kurs saat ini dirasakan masih tinggi.  

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa pihaknya lebih nyaman bila kurs Aussie (AUDUSD) di perdagangkan setidaknya sekitar 85 sen AS. Stevens menjelaskan bahwa nilai tukar mata uang yang lebih rendah akan menjadi ‘alat’ yang lebih baik untuk memacu perekonomian negara dibandingkan pemangkasan suku bunga.

Aussie hari ini (Jumat, 13/12) terdepresiasi nyaris terhadap semua mata uang utama dunia dan tergerus hingga mencatatkan level terendah sejak 30 Agustus lalu terhadap dollar AS pada kisaran $0.8930 setelah terpuruk dalam hingga $0.8910 di awal sesi perdagangan.

Koreksi Aussie kian terbebani lantaran investor pesimis setelah data pengangguran yang rilis Kamis kemarin mencatat angka terburuknya sejak 2009 lalu. Sebelumnya di hari Rabu, tingkat keyakinan sentimen masyarakat untuk bulan Desember (di kalkulasi Westpac) anjlok hingga (-4.8%) dari survei sebelumnya yang optimis +1.9% di bulan November.

Sementara tingkat pengangguran negara Australia naik menjadi 5,8% di November dari sebelumnya 5,7% di Oktober, meskipun kalangan perusahaan berhasil menyerap tenaga kerja lebih banyak dari perkiraan di bulan November lalu.(dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar