Selasa, 24 Januari 2017

forex  Forex

Derasnya Minat Save-haven, Picu Yen Rally

Senin, 3 Maret 2014 14:58 WIB
Dibaca 675

Monexnews - Nilai tukar yen kembali menunjukkan performa yang gemilang di awal pekan ini berkat derasnya permintaan terhadap aset save haven menyusul eskalasi ketegangan politik di negara Ukraina serta merebaknya kecemasan perlambatan ekonomi global.

Mata uang save haven - yen kian menguat setelah Presiden Rusia - Vladimir Putin, mengancam akan menyerang Ukraina dengan menempatkan pasukannya di garis perbatasan dan siap untuk melancarkan agresinya. Kabar itu sontak memicu investor melepas posisi mereka di sejumlah aset beresiko untuk beralih ke aset safe haven termasuk yen.

Sementara aliran dana akibat aksi hindar risiko (risk aversion), juga terus meningkat ke mata uang yen seiring merebaknya isu perlambatan ekonomi global menyusul rilis data manufaktur dari sejumlah negara di Asia yang mengecewakan. Selain dari negara China, aktivitas manufaktur dari Jepang, Korea Selatan dan Taiwan bahkan Indonesia semuanya mengalami penyusutan.   

Kinerja yen kian impresif pasca data ekonomi Jepang yang apik (rilis Jumat, 28/02) ikut menopang penguatan mata uang negeri sakura. Angka industrial output tercatat melonjak tajam hingga 4% di Januari dari bulan sebelumnya di level 0.9%. Sedangkan data retail sales juga melejit hinga 4.4% untuk Januari dari bulan sebelumnya pada 2.6%.

Hingga sesi siang (Senin, 3/3) kurs yen ditransaksikan menguat hingga 101.22 terhadap dollar AS (USD) setelah kemudian stabil kembali di area 101.38. Sementara pada sesi penutupan Jumat lalu, pasangan USDJPY berakhir ditutup pada level 101.78, setelah yen menguat tajam hingga 101.53. (dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar