Kamis, 19 Oktober 2017

forex  Forex

Dollar Ambruk Seiring Laporan Tunjukan Pertumbuhan Kerja AS Melambat

Jumat, 5 September 2014 20:12 WIB
Dibaca 1093

Monexnews -

Dollar turun setelah di rilisnya laporan pemerintah yang menunjukkan para pengusaha menambahkan jumlah pekerja yang terkecil pada tahun ini di bulan Agustus, laporan tersebut meredam taruhan bahwa Federal Reserve akan naikan biaya pinjaman lebih cepat dari perkiraan.

Indeks dollar Bloomberg turun dari level tertinggi 14 bulan setelah Departemen Tenaga menunjukkan ekonomi menambahkan 142,000 pekerja, versus perkiraan dalam survei Bloomberg untuk penambahan 230,000. Indeks dollar kemarin naik seiring European Central Bank memangkas suku bunga dan Bank of Japan meluncurkan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Laporan tersebut sangatlah mengecewakan," kata Erci Viloria, analis di Wells Fargo & Co., di New York. Hasil tersebut "memperkuat sikap akomodatif Fed."

Indeks dollar Bloomberg turun sebesar 0.1% menjadi 1,038.33 pada pukul 19.45 wib . Indeks sebelumnya naik ke 1,041.58, itu adalah level tertinggi sejak Juli 2013.

Indeks turun sebesar 0.4% pada tanggal 10 Januari setelah pemerintah mengatakan bahwa pengusaha menambahkan 74,000 pekerja di bulan Desember, berada  jauh di bawah perkiraan untuk penambahan 197,000 dalam survei Bloomberg. Indeks naik sebanyak 0.7% pada tanggal 8 November ketika data payroll menunjukkan kenaikan 204,000 pekerja di bulan Oktober, melampaui perkiraan untuk 120,000.

Jumlah payroll naik lebih lemah daripada estimasi terendah dalam survei Bloomberg dan di ikuti oleh revisi kenaikan untuk pertumbuhan 212,000 pekerja di bulan Juli, angka di tunjukan oleh Departemen Tenaga kerja pada hari ini di Washington. Tingkat pengangguran turun ke 6.1% dari 6.2.% di bulan Juli, itu mencerminkan penurunan di antara pengangguran di antara kalangan anak muda.

Indeks dollar, yang mengikuti greenback terhadap 10 mata uang utama, telah reli sebesar 3.6% pada kuartal sekarang seiring the Fed mengurangi kembali stimulusnya dan mempertimbangkan untuk kapan naikan suku bunga pertama kalinya sejak tahun 2006.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar