Kamis, 23 Maret 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris bulan Februari 1.4% vs -0.5% bulan Januari, dari estimasi 0.4%.

forex  Forex

Dollar Anjlok Pasca Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 4 April 2014 20:15 WIB
Dibaca 1697

Monexnews - Dollar melemah terhadap sejumlah mata uang utama seiring kenaikan pada jumlah tenaga kerja gagal untuk mensinyalkan pertumbuhan ekonomi yang kuat, mengikis spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Dollar AS anjlok dari level tinggi 5 pekan terhadap euro seiring perusahaan di AS menambahkan 192,000 pekerja di bulan Maret dan tingkat pengangguran tetap. Gubernur Federal Reserve Janet Yellen menyoroti pasar tenaga kerja pada pidatonya pekan ini, mengatakan pemulihan “masih terasa seperti resesi bagi sebagian banyak warga Amerika” dan bahwa perekonomian AS masih akan membutuhkan stimulus dari the Fed untuk “Sementara waktu.”

“Revisi lebih baik dari perkiraan, namun data bulan Maret tidak buruk, meski juga tidak bagus,” ucap Douglas Borthwick, kepala bagian mata uang asing pada Chapdelaine & Co. di New York. “Hal ini tidak mengubah ekspektasi suku bunga, kami masih memperkirakan kenaikan suku bunga akan terjadi di tahun 2015.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

Pranata 7 April 2014
kalo bikin berita jangan lebay laah, sesuai fakta saja. dollar cuma turun sedikit terus balik lagi kok dibilang anjlok.