Jumat, 21 Juli 2017

forex  Forex

Dollar Anjlok Vs. Euro, Seiring Masih Buramnya Masalah Fiskal AS

Senin, 14 Oktober 2013 12:33 WIB
Dibaca 736

Monexnews - Dollar tergelincir untuk hari kedua terhadap euro seiring pembicaraan antara Presiden Barack Obama dan House Republicans gagal akhiri kebuntuan dan para Senator AS dari kedua partai sedang berjuang untuk merancang kesepakatan untuk hindari default AS.

Yen menguat terhadap greenback untuk pertama kalinya dalam lima hari setelah Obama menegaskan dia akan mau bernegosiasi atas anggaran setelah di naikannya batas utang dan berakhirnya penutupan pemerintah. Euro menguat sebelum di rilisnya laporan yang diperkirakan akan menujukkan produksi industri di wilayah tersebut rebound di bulan Agustus. Dollar Singapura pertahankan penguatannya selama dua pekan setelah bank sentral negara tersebut memutuskan untuk pertahankan apresisasi mata uang yang “moderat dan bertahap”.

“ Mengingat mendesaknya masalah fiskal, kita dapat melewati data yang lamban dalam beberapa bulan mendatang, terutama jika kita dapatkan kepastian dalam jangka pendek,” kata Greg Gibbs, analis mata uang di Royal Bank of Scotland Group Plc di Singapura.” Euro mungkin dapat naik mencapai $1.40 dengan dasar bahwa pasar akan melihat mata uang tersebut sebagai alternatif terhadap dollar dan seiring masih berjalanya pemulihan moderat di Eropa.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar