Jumat, 26 Mei 2017

forex  Forex

Dollar Kembali ke Level Tertinggi 3 Tahun

Rabu, 10 Juli 2013 6:06 WIB
Dibaca 631

Monexnews - Pada perdagangan kemarin dollar kembali menyentuh level tertinggi dalam 3 tahun terakhir, setelah sempat turun pada hari Senin Indeks dollar kemarin naik 0.47% menjadi 84.619, lebih tinggi dari level 84.44 yang dicapai pada hari Jumat ketika meraih level tertinggi untuk pertama kalinya dalam 3 tahun terakhir.

Penguatan dollar tidak lepas dari anjloknya sterling dan euro. Sterling anjlok setelah dirilisnya data output pabrik untuk bulan Mei yang merosot 0.8% dari bulan sebelumnya, sementara perkiraan para ekonom output pabrik meningkat 0.4% . Selain itu data defisit perdagangan juga dirilis negatif, defisit perdagangan pada bulan Mei bertambah menjadi 8.5 miliar pounds sementara bulan sebelumnya 8.4 miliar pounds. Serangkaian data tersebut membuat sterling anjlok menyentuh level terendah dalam 3 tahun terakhir. Saat ini GBPUSD diperdagangkan pada kisaran $1.4856.

Sementara euro merosot setelah Standard & Poor’s memangkas rating kredit Italia menjadi 'BBB' dari sebelumnya 'BBB+', dengan outlook negatif. Euro juga tertekan oleh komentar pembuat kebijakan ECB, Joerg Asmussen, yang berpendapat jika suku bunga masih akan tetap rendah untuk jangka waktu lebih dari 12 bulan ke depan. Euro menyentuh level terendah sejak awal April kemarin, saat ini EURUSD diperdagangkan pada kisaran 1.2780.

Investor kini akan fokus pada notulen rapat FMOC dan pernyataan dari Chairman the Fed, Ben Bernanke, tentang outlook ekonomi AS pada hari Kamis dini hari waktu Indonesia. Investor akan mencari petunjuk tentang kapan pemangkasan stimulus akan dilaksanakan, jika pemangkasan segera dilakukan maka dollar akan semakin kokoh. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar