Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Dollar Masih Lanjutkan Pelemahannya Setelah Testimoni Yellen

Rabu, 25 Februari 2015 16:33 WIB
Dibaca 914

Monexnews - Dollar melemah terhadap yen dan euro pada hari Rabu setelah ketua Federal Reserve Janet Yellen kembali menahan diri dari berikan pandangan yang pasti pada kapan the Fed mungkin akan mulai naikan suku bunga.

Dalam pidatonya yang diawasi dengan ketat kepada komite senat perbankan AS pada hari Selasa, Yellen hindari kata "sabar" dalam menjelaskan pendekatan Fed untuk naikan suku bunga.

Namun dia juga mengatakan bahwa setiap modifikasi dari pedoman kebijakan kedepan bank sentral seharusnya tidak dibaca sebagai indikasi bahwa mereka akan naikan target kisaran pendanaan federal dalam beberapa pertemuan mendatang.

Meskipun Yellen mungkin indikasikan bahwa Fed akan mengambil langkah lain dalam menormalisasikan kebijakan moneternya, dia kecewa terhadap dollar yang bullish yang telah berikan harapan bahwa dia akan berikan kerangka waktu yang lebih spesifik untuk membangkitkan prospek untuk kenaikan suku bunga pada pertengahan tahun ini.

Pelemahan pada dollar dicerminkan dari penurunan yield Treasury AS dan datang karena beberapa investor yang memposisikan sinyal kekecewaan karena Yellen dalam testimoninya tidak berikan petunjuk atas waktu kenaikan suku bunga.

Yujiro Goto, analis mata uang dari Nomura mengatakan bahwa beberapa investor telah memposisikan diri mereka untuk komentar yang lebih hawkish dan hasilnya mereka kecewa. Kami masih miliki pandangan bias bullish pada dollar dan jika data AS secara mengejutkan hasilnya positif pada pekan depan, kita dapat melihat penguatan kembali pada dollar AS."

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar