Minggu, 24 September 2017

forex  Forex

Dollar Masih Melemah Menjelang Data Ekonomi AS

Rabu, 27 November 2013 8:24 WIB
Dibaca 464

Monexnews - 

Dollar masih bertahan di level rendah terhadap yen dan euro sebelum di rilisnya data AS pada hari ini yang mungkin sinyalkan pemulihan yang beragam di negara ekonomi terbesar di dunia, meredam prospek Federal Reserve akan mulai kurangi stimulus pada tahun ini.

Greenback pertahankan pelemahannya terhadap sebagian besar mata uang utama menjelang laporan yang mungkin menunjukan klaim jumlah pengangguran meningkat dan jumlah pesanan barang tahan lama turun, sementara sentiment konsumen membaik. Euro masih di level tinggi di tengah spekulasi laporan pada pekan ini yang akan menujukkan kenaikan inflasi, mengurangi keperluan Bank Sentral Eropa untuk perluas pelonggaran moneter.

“Dengan melihat data ekonomi AS akhir-akhir ini, ekonomi tampaknya tidak cukup kuat untuk fed mulai tapering stimulus di bulan Desember,” kata Yujiro Goto, analis mata uang senior di Nomura International Plc di London.

“Kecuali kita melihat  perubahan yang dramatis untuk skenario tapering di bulan Januari atau Maret, dollar-yen akan terus berada dalam kisaran perdagangan antara area 100 dan 102.

Dollar tidak berubah di 101.28 per yen di sesi Tokyo setelah turun sebanyak 0.4% kemarin, ini merupakan penurunan pertama dalam empat hari. Dollar di perdagangkan di $1.3567 per euro setelah turun di $1.3572 kemarin.

Departemen tenaga kerja mungkin akan mempublikasikan hari ini klaim pengangguran naik menjadi 330.000 dalam pekan sampai 23 November, dan departemen perdagangan mungkin akan umumkan bahwa jumlah pesanan untuk barang tahan lama untuk setidaknya dalam tiga tahun terakhir turun 2 persen di bulan Oktober, berdasarkan hasil survey Bloomberg.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar