Senin, 23 Januari 2017

forex  Forex

Dollar Masih Melemah Sebelum Keputusan FOMC

Rabu, 17 September 2014 8:35 WIB
Dibaca 814

Monexnews -

Dollar pertahankan penurunannya dari kemarin terhadap 10 mata uang utama, itu adalah penurunan terbesar dalam tiga bulan, seiring para trader mempertimbangkan apakah Federal Reserve akan mengubah bahasa dalam pernyataan kebijakan pada malam nanti .

Dollar Australia kemarin menguat ke level tertinggi hampir dua pekan atas laporan bahwa China, yang merupakan mitra dagang terbesar mereka, mengucurkan dana likuiditas sebesar 500 milyar yuan ($81.4 milyar) ke lima bank terbesar di negaranya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Pound hentikan kenaikan dari kemarin sebelum di rilisnya minutes pada hari ini dari pertemuan terakhir Bank of England dan refrendum kemerdekaan Skotlandia besok.

"Para trader enggan untuk membeli atau menjual dollar sampai mereka melihat hasil FOMC," kata Etsuko Yamashita, kepala ekonom di Sumitomo Mitsui Banking Corp. di New York. Pasar waspada seiring tidak ada pandangan pada bagaimana pernyataan akan berubah."

Mata uang AS menguat sebesar 0.1% menjadi 0.9085 per dollar Australia setelah penurunan kemarin ke 0.9094. Dollar bergerak di kisaran 1.6259 per pound setelah kemarin turun sebesar 0.3% menjadi $1.6277.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar