Sabtu, 25 Maret 2017

forex  Forex

Dollar Masih Perkasa Jelang Rilis NFP

Jumat, 4 Januari 2013 20:04 WIB
Dibaca 1861

Monexnews -

Data non farm payrolls AS kali ini akan berpengaruh lebih signifikan dibanding sebelumnya terhadap saham, obligasi, mata uang dan komoditas, karena fokus para investor terhadap data tenaga kerja lebih tinggi dibanding kondisi normal akibat data tenaga kerja ADP sebelumnya sudah menunjukkan peluang kenaikan tenaga kerja diatas perkiraan konsensus 160,000.

Selain itu The Fed telah merubah panduan arah suku bunga nya dengan menargetkan angka pengangguran yang lebih spesifik sebesar 6,5% untuk melakukan kenaikan suku bunga. Ekonom mengekspektasikan rate pengangguran masih tidak berubah di level 7.7%, namun jika terjadi penurunan signifikan maka ada potensi peningkatan spekulasi para investor terhadap normalisasi kebijakan moneter The Fed.

Normalisasi kebijakan The Fed ini juga sekaligus akan menandai akhir dari siklus kebijakan pelonggaran moneter selama 5 tahun terakhir, sehingga reaksi Dollar terhadap data selama masa krisis yang biasanya terimbas oleh sentimen risk on / risk off tentunya akan berubah. Dimana Dollar masih berpotensi untuk tetap menguat searah dengan saham.

Terpantau sejauh ini indeks Dollar AS menguat 0.54% di level 80.94, setelah meraih titik tertinggi intraday di 80.99 dan level terendah hariannya di 80.67. Secara teknikal bias intraday masih bullish setidaknya mengincar area 81.05, tembus lagi diatas area tersebut dapat melanjutkan skenario bullish menguji area resisten kunci 81.55. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 80.55 & 80.20.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar