Jumat, 26 Mei 2017

forex  Forex

Dollar Melemah Ditengah Kenaikan Volatilitas EURCHF

Selasa, 3 Februari 2015 0:25 WIB
Dibaca 599

Monexnews -

Dollar AS melemah tajam terhadap mata uang Yen jepang dan Euro di hari Senin merespon data manufaktur PMI AS yang melambat dibawah estimasi menambah kecemasan perlambatan ekonomi domestic. Indeks manufaktur PMI merosot ke 53.5 dibawah perkiraan 54.9 dan lebih rendah dibanding bulan sebelumnya di 55.5.

Terpantau sejauh ini indeks Dollar AS melemah -0.27% di level 97.74, setelah meraih titik tertinggi intraday di 95.10 dan level terendah hariannya di 94.62

Secara terpisah mata uang Euro turut tertopang oleh faktor rumor yang bersikulasi di media bahwa bank sentral Swiss (SNB) berupaya untuk menyetabilkan cross rate EURCHF pada plafon tidak resmi di antara 1.0500 s.d 1.1100.

News SNB ini tentunya mengindikasikan bahwa SNB masih berupaya menekan resiko ketidakstabilan pasar keuangan paska kejutan penghapusan plafon nilai tukar EURCHF beberapa waktu lalu. Bagaimanapun sebagian analis masih bersikap skeptis terkait kurangnya komunikasi SNB sehingga volatilitas masih cukup tinggi.

Alhasil mata uang Poundsterling tetap melemah meski Dollar juga melemah terimbas volatilitas EURGBP, yang terimbas volatilitas pada EURCHF yang menguat 1.14% diperdagangkan di level 1.0515 sejauh ini, terpantul dari level low intraday 1.0398.

Katalis positif mata uang Euro juga muncul dari news PM Yunani Tsipras yang menegaskan bahwa Yunani tetap akan membayarkan pinjaman IMF meski masih melanjutkan re-negosiasi kesepakatan utang dengan kreditur. Menanggapi potensi renegosiasi utang Yunani tersebut, salah satu pejabat ECB juga menyebutkan bahwa bank sentral tidak mau terlibat dengan negosiasi Yunani dan memilih untuk fokus pada program pembelian obligasi yang akan dimulai pada bulan Maret mendatang.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar