Minggu, 26 Maret 2017

forex  Forex

Dollar Melemah, Euro Incar Level Tinggi

Selasa, 26 November 2013 19:28 WIB
Dibaca 804

Monexnews - Dollar melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Selasa, tertekan oleh turunnya yield obligasi AS dan memberikan dorongan naik pada euro yang sejauh ini terbukti kokoh terhadap isu pelonggaran moneter oleh European Central Bank. Eskpektasi bahwa aksi penyesuaian akhir bulan oleh manajer aset juga dapat menekan nilai tukar dollar terhadap mata uang seperti euro dan pound Inggris.

"Permasalahan pada dollar sendiri mengenai peluang tapering dari the Fed membuat euro menjadi alternatif terbaik selanjutnya," ucap Daragh Maher, stragis mata uang pada HSBC. "Namun euro nampak sudah memuncak dsisini."

Sebagian alasan penguatan euro adalah sejumlah spekulasi bahwa tingkat inflasi zona euro, yang akan dirilis pekan ini, dapat menunjukkan kenaikan tipis pada tingkat harga. Hal tersebut akan mendorong mundur ekspektasi bahwa ECB akan mengambil langkah lebih lanjut untuk menghadapai tekanan disinflasi. Perkiraan untuk tingkat inflasi zona euro bulan November berada pada 0.8% untuk tingkat tahunan, naik dari 0.7% di bulan Oktober. Bulan lalu, pasca kejutan penurunan pada tingkat inflasi zona euro, ECB memangkas tingkat suku bunga ke rekor rendah, mendorong euro ke dekat level rendah 2 bulan. "Data inflasi mulai memiliki dampak yang lebih besar pada mata uang dari sebelumnya," tambah Maher.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar