Jumat, 28 Juli 2017

forex  Forex

Dollar Melemah Pasca FOMC

Kamis, 18 Juni 2015 2:54 WIB
Dibaca 981

Monexnews - Federal Open Market Committee (FOMC) Federal Reserve AS masih mempertahankan suku bunga acuan 0% - 0,25% pada rapat kebijakan yang berakhir hari ini. Namun dollar berbalik melemah setelah The Fed menyatakan laju kenaikan suku bunga kemungkinan akan lebih lambat dari proyeksi sebelumnya.

Dalam konfrensi pers pasca rapat, chairwomen The Fed, Janet Yellen, mengatakan kondisi saat ini masih belum cukup untuk menaikkan suku bunga, dan tetap akan di bahas pada setiap pertemuan. Kenaikan suku bunga di AS juga masih bergantung pada data ekonomi yang dirilis. Meski demikian The Fed masih tetap akan menaikkan suku bunga di tahun ini, dan kemungkinan sebanyak dua kali.

Bank sentral AS tersebut masih akan mengadakan rapat kebijakan moneter sebanyak empat kali di sisa tahun ini, yaitu pada bulan Juli, September, Oktober, dan Desember. Pasar menghilangkan potensi kenaikan suku bunga di bulan Juli akibat tidak adanya konfrensi pers pada rapat tersebut, dan untuk saat ini September masih menjadi bulan favorit untuk kenaikan suku bunga pertama. 

The Fed dalam rapat kali ini menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS tahun ini menjadi 1,8% sampai 2,0%, dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya sebesar 2,3% sampai 2,7%. Sementara inflasi tahun ini diperkirakan pada kisaran 0,6% - 0,8%.

Dollar kini berbalik melemah terhadap euro, yen dan aussie, dengan indeks dollar terhadap mata uang utama melemah sekitar 0,73% pada kisaran 94.294, setelah sempat menyetuh level tertinggi harian 95.178. (pap/Monex)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar