Kamis, 19 Januari 2017

forex Forex

Dollar Melemah Sebelum Data CPI, Serta Kecemasan Bullard

Kamis, 15 Agustus 2013 16:18 WIB
Dibaca 536

Monexnews - Dollar tergelincir untuk pertama kalinya dalam lima hari terhadap euro sebelum pemerintah melaporkan yang para ekonom prediksi akan menunjukkan angka inflasi harga konsumen masih tetap rendah, meredam kemungkinan Federal Reserve untuk memangkas stimulus.

Mata uang AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama seiring Presiden Federal Reserve of St. Louis James Bullard mengatakan bahwa para pembuat kebijakan seharusnya berhati-hati dalam mengubah kebijakan hanya berdasarkan perkiraan ekonomi. Yen menguat terhadap dollar setelah para pejabat pemerintah membantah sebuah laporan media bahwa Perdana Menteri terlihat akan memotong pajak perusahaan. Sementara itu mata uang Selandia Baru menguat untuk hari kedua seiring laporan manufaktur meningkat pada kecepatan tertinggi dalam sembilan tahun.

“Jika hasil inflasi harga konsumen lebih rendah itu cenderung akan membatasi yield obligasi bertenor 10-tahun dan akan menjadi negatif untuk dollar,” kata Gavin Friend, seoran analis mata uang di National Australia Bank Ltd. di London.”Anda dapat menerima komentar Bullard dalam pelemahan dollar namun secara keseluruhan saya tidak melihat untuk adanya penurunan panjang. Pasar masih berjuang untuk menentukan arah.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar