Selasa, 25 Juli 2017

forex  Forex

Dollar Melemah Sebelum Data Manufaktur AS

Senin, 24 Maret 2014 8:56 WIB
Dibaca 765

Monexnews -

Dollar pertahankan pelemahannya terhadap euro dan yen dari akhir pekan lalu seiring investor mempertimbangkan prospek untuk pertumbuhan ekonomi AS ditengah sinyal bahwa Federal Reserve akan naikan biaya pinjaman pada tahun depan.

Permintaan untuk greenback terbatas sebelum di publikasikannya laporan swasta pada hari ini yang para ekonom katakan akan menunjukkan ekspansi dalam manufaktur AS melambat. Para pembuat kebijakan Fed menggeser  pedoman kebijakan ke lebih kualitatif dan meningkatkan kemungkinan untuk kenaikan level biaya pinjaman pada tanggal 19 Maret, yang mana itu telah memacu lonjakan pada dollar.

“Dollar AS telah reli dengan sangat baik setelah the Fed, namun kemudian menjauh dari level terbaiknya, kita mungkin akan melihat data yang di rilis pada pekan ini untuk dapatkan sedikit kesan yang baik daripada pekan lalu,” kata Sean Callow, seorang analis mata uang di Westpac Banking Corp. di Sydney. “Kita mungkin akan menunggu waktu yang sedikit lebih lama untuk benar-benar dapatkan perilisan data AS yang positif.”

Dollar bergerak di kisaran $1.3788 pada pukul 08.55 wib setelah melemah sebesar 0.1$ di $1.3794 pada akhir pekan lalu. Dollar hanya sedikit berubah di 102.36 yen. Greenback tergelincir sebesar 0.1% pada tanggal 21 Maret, memangkas penguatan mingguan menjadi 0.9%. Sementara euro membeli yen di 141.15 dari 141.04.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar