Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

forex Forex

Dollar Melemah Terhadap Yen Sebelum Data Penjualan Retail

Selasa, 14 Januari 2014 8:29 WIB
Dibaca 294

Monexnews -

Dollar di perdagangkan di atas 0.1% dari level terendah tiga pekan terhadap yen sebelum di rilisnya data AS yang di perkirakan akan menunjukkan pertumbuhan dalam penjualan retail berada di jalur terlambat dalam tiga bulan, meningkatkan kemungkinan terhadap percepatan tapering oleh Federal Reserve.

Indeks dollar Bloomberg kemarin di tutup di level terendah tahun ini setelah departemen tenaga kerja melaporkan  pada pekan lalu kenaikan pertumbuhan kerja di bawah estimasi analis. Charles Plosser, ketua Fed Philadelphia dan Richard Fisher dari Dallas, yang merupakan anggota voting FOMC pada tahun ini, akan berpidato pada hari ini. Yen menguat terhadap semua dari mata uang utama sepanjang pekan ini sebelum Jepang merilis data current account.

“Ada resiko besar terhadap pelemahan dollar daripada penguatan dollar,” kata Noriaki Muroa, yang merupakan seorang direktur di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd di New York.” Ekonomi AS tidak melemah namun pasar bergerak di depan mereka untuk harga dalam ekonomi yang sangat kuat dan berlanjutnya pelonggaran kuantittatif.”

Dollar hanya sedikit berubah di 103.10 yen dari kemarin, ketika yen menyentuh level 102.86, level terlemah sejak 18 Desember. Dollar di perdagangkan di $1.3669 per euro, dollar telah terdepresiasi sekitar 0.7% dalam tiga sesi terakhir. Mata uang Jepang di beli 140.86 per euro dari 140.81 pada saat kemarin, ketika yen menyentuh 140.50, level terkuat sejak 6 Desember.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar