Selasa, 28 Maret 2017

forex  Forex

Dollar Melemah Tipis Jelang Data AS Nanti Malam

Senin, 23 Juni 2014 16:25 WIB
Dibaca 767

Monexnews -

Dollar sedikit melemah terhadap 16 mata uang utama sebelum di rilisnya data pekan ini yang para ekonom katakan akan menunjukkan manufaktur AS dan penjualan rumah baru melambat, itu mendukung kemungkinan untuk suku bunga Federal Reserve untuk bertahan di dekat level nol.

Indeks mata uang AS turun ke level terendah pada bulan ini. Ukuran volatilitas untuk dollar terhadap yen berada di dekat rekor terendah sebelum parlemen Jepang membahas tentang persetujuan rencana pertumbuhan ekonomi. Sementara itu dollar Australia melonjak sedangkan mata uang Selandia Baru mencapai level tertinggi dalam enam pekan setelah sebuah laporan menunjukkan menufaktur China  hasilnya lebih baik dari yang ekonom perkirakan. Untuk pound, pergerakannya mendekati level tertinggi sejak 2008 terhadap dollar.

“Ada sedikit data ekonomi yang akan mendorong pergerakan dollar AS pada pekan ini jadi sulit untuk melihat adanya katalis untuk menggerakan dollar di luar kisaran saat ini,” kata Joseph Capurso, seorang analis mata uang di Commonwealth Bank of Australia di Sydney. “Suku bunga yang sangat rendah dan kelebihan likuiditas yang sangat besar itu mengharuskan bank sentral besar untuk menempatkan dananya ke sistem keuangan global untuk meredam volatiltas.”

Dollar pada sore hari ini melemah sekitar 0.2% menjadi 101.85 yen. Mata uang di perdagangkan di kisaran 1.3580 per euro dari $1.36 pada tanggal 20 Juni, ketika dollar menyelesaikan penurunan mingguan sebesar 0.4%, itu merupakan penurunan tertajam dalam dua bulan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar