Selasa, 19 September 2017

forex  Forex

Dollar Menanti Data GDP AS

Jumat, 26 April 2013 17:56 WIB
Dibaca 892

Monexnews - Dollar melemah terhadap yen pada hari Jumat seetlah Bank of Japan tidak mengubah kebijakannya dan memperkirakan tingkat inflasi Jepang akan mengalami kenaikan menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pelonggaran moneter secara agresif. Namun dollar AS, yang juga sedikit melemah terhadap euro, mungkin mendapatkan dorongan naik jika data yang akan dirilis hari ini menunjukkan perekoomian AS bertumbuh dengan kuat pada kuartal pertama.

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan tidak ada anggota dewan yang mengusulkan pelonggaran lebih lanjut seiring BOJ mempertahankan janjinya untuk meningkatkan jumlah deposit pada bank sentral sejumlah 60 hingga 70 triliun yen. Trader dan analis juga mengatakan kegagalan dollar menembus ke atas level 100 terhadap yen juga membuat dollar rentan terkena koreksi seiring aksi jual berdatangan dari pihak eksportir Jepang ketika mendekati level ini.

"Kegagalan menembus ke atas level 100 yen per dollar telah membuat investor terfokus pada pertanyaan apakah mereka terlalu optimis terhadap prospek jangka pendek yen," ucap Jane Foley strategis mata uang senior Rabobank. "Data inflasi hari ini menandakan pasar mungkin terlalu berlebihan pada optimisme bahwa stimulus moneter dapat menciptakan aktivitas yang cukup pada perekonomian untuk mendorong inflasi naik."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar