Kamis, 19 Oktober 2017

forex  Forex

Dollar Menguat Atas Spekulasi Perbedaan Kebijakan Moneter

Selasa, 19 Agustus 2014 8:38 WIB
Dibaca 1142

Monexnews -

Dollar pertahankan penguatannya terhadap mata uang utama seiring adanya tanda-tanda dari pemulihan ekonomi yang mendukung kemungkinan untuk Federal Reserve untuk menormalkan kebijakannya. Sementara itu Kiwi Selandia Baru turun setelah harga produsen turun.

Indeks dollar rebound dari level terendah dua pekan sebelum departemen tenaga kerja merilis data harga konsumen pada hari ini dan ketua Federal Reserve Janetn dan para bankir bank sentral lainnya bersiap untuk bertemu pada konfrensi tahunan di Jackson Hole, Wyoming. Euro pertahankan kerugian terbesarnya dalam hampir dua pekan sebelum di rilisnya sebuah laporan pada pekan ini yang para ekonom perkirakan akan menunjukkan aktivitas manufaktur di wilayah tersebut melambat dan di tengah spekulasi bahwa bank sentral Eropa akan memperluas stimulus moneternya.

"Ini semua tentang kepastian the Fed akan bergerak sebelum ECB dan Bank of Japan, dimana di perkirakan mereka akan mengekspansi kebijakan moneter mereka," kata Yujiro Goto, seorang analis mata uang di Nomura Holdings Inc., di London. "Perbedaan kebijakan adalah positif untuk dollar, dan saya tidak berpikir outlook akan berubah pada pekan ini."

Dollar hanya sedikit berubah di $1.3360 per euro pada pukul 08.35 wib dari kemarin, ketika mereka menguat sebesar 0.3%, itu adalah yang terbesar sejak 5 Agustus. Dollar di perdagangkan di 102.63 yen dari 102.57 pada penutupan New York, ketika dollar menguat sebesar 0.2% terhadap yen. Mata uang 18-negara membeli di 137.13 yen dari 137.07 kemarin.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar