Jumat, 21 Juli 2017

forex  Forex

Dollar Menguat Jelang Pertemuan FOMC

Selasa, 29 Juli 2014 22:08 WIB
Dibaca 766

Monexnews -

Dollar AS sentuh level tertinggi dalam delapan bulan terhadap euro pada hari Selasa dan naik tipis terhadap yen dan Swiss franc di tengah para trader menunggu serangkaian data ekonomi AS dan pontensi nada yang lebih hawkish dari Federal Reserve.

Para analis mengatakan bahwa Fed, di perkirakan akan memangkas program pembelian obligasi lainnya sebesar $10 milyar setelah berakhirnya pertemuan selama dua hari pada hari Rabu, dan mungkin berikan petunjuk atas kenaikan suku bunga mengingat cukup baiknya kemajuan di pasar kerja AS.

“Orang-orang mulai yakin bahwa akan ada tindakan nyata dari the Fed dalam hal kenaikan suku bunga,” kata Joseph Trevisani, kepala analis pasar di WorldWideMarkets di Woodcliff Lake, New Jersey.

Dia juga mengatakan bahwa jka GDP kuartal kedua AS tumbuh sebesar 3% atau lebih, itu akan semakin mempertegas keyakinannya bahwa kenaikan suku bunga dari Fed semakin dekat. Kenaikan suku bunga akan meningkatkan nilai dollar seiring meningkatnya arus masuk investasi ke Amerika Serikat, kata analis tersebut.

Data GDP, yang juga akan di rilis pada hari Rabu, di perkirakan akan menunjukkan kenaikan 3% setelah berkontraksi 2.9% di kuartal pertama, menurut survei Reuters.

Para trader juga memantau laporan payrool AS di hari Jumat, yang para ekonom perkirakan akan menunjukkan para pengusaha AS akan menambahkan 233.000 pekerja di bulan Juli, turun dari 288.000 di bulan Juni namun masih menunjukkan momentum yang solid dalam pasar kerja AS.

Data Conference Board yang di rilis pada hari Selasa menunjukkan indeks kepercayaan konsumen naik menjadi 90.9 di bulan Juli, mengalahkan estimasi untuk level 85.3 dan menandai level tertingginya sejak Oktober 2007, membantu mendukung penguatan dollar terhadap mata uang lainnya.

Data tersebut menambahkan gambaran yang menguat dari kepercayaan konsumen di AS, selain komponen pasar kerja yang di laporkan cukup “sehat,” kata Alan Ruskin, kepala analis mata uang global di  Deutsche Bank di New York.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar