Kamis, 19 Januari 2017

forex Forex

Dollar Menguat Karena Pernyataan FOMC Tidak Terlalu Dovish

Kamis, 2 Mei 2013 15:16 WIB
Dibaca 631

Monexnews -

Dollar tertopang terhadap sebagian besar mata uang utama setelah pernyataan FOMC menunjukkan bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) tidak menunjukkan kekhawatiran atas kondisi penurunan pasar kerja AS pekan lalu, sehingga mengindikasikan bahwa The Fed belum membuang rencana pengurangan stimulus secara gradual.

Pernyataan The Fed juga menunjukkan bahwa masih ada peluang The Fed untuk menambah atau mengurangi stimulus berdasarkan outlook pasar tenaga kerja atau ekspektasi inflasi, namun secara keseluruhan penilaian terhadap pasar kerja AS yang tidak berubah juga memperlihatkan optimisme bank sentral bahwa data tenaga kerja kedepan masih mengalami kenaikan moderat.

Komentar negatif dari bank sentral hanyalah resiko kebijakan fiskal pemerintah yang berpotensi menghambat laju pertumbuhan. Secara keseluruhan pernyataan dianggap tidak terlalu dovish bagi para investor sehingga direspon dengan penguatan Dollar.

Bagiamanapun laporan ekonomi yang menunjukkan kejutan negatif, seperti tenaga kerja ADP yang jatuh ke 119,000 dari sebelumnya 131,000 serta penurunan indeks manufaktur ISM ke level terendahnya tahun ini di 50.7 dari bulan sebelumnya 51.3 masih mengkonfirmasi bahwa laju pemulihan ekonomi AS tidaklah terlalu menggembirakan.

Alhasil sinyal yang konflik antara outlook The Fed dengan data ekonomi yang dirilis ini menyebabkan perbedaan pandangan diantara pejabat bank sentral, sehingga memaksa The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter untuk tidak berubah sampai bulan September dan kemungkinan akan dilanjutkan hingga Desember.

Ujian selanjutnya akan datang dari data nonfarm payrolls hari Jumat, jika pertumbuhan tenaga kerja tidak tumbuh signifikan selama bulan April, maka akan semakin menyulitkan The Fed untuk mempertahankan outlook positif pada kondisi tenaga kerja AS sehingga optimisme The Fed akan kembali menyusut. Data yang ditunggu hari ini antara lain jobless claims mingguan dan laporan Challenger layoff serta trade balance dapat memberikan petunjuk awal atas perkembangan tenaga kerja AS.

Terpantau sejauh ini indeks Dollar AS menguat 0.28% di level 81.73, setelah meraih titik tertinggi intraday di 81.83 dan level terendah hariannya di 81.64.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar