Rabu, 26 Juli 2017

forex  Forex

Dollar Menguat Pada Prospek Perbedaan Kebijakan Moneter

Senin, 3 November 2014 16:00 WIB
Dibaca 857

Monexnews - Dollar naik ke level terkuat dalam hampir tujuh tahun terhadap yen pada spekulasi bahwa Federal Reserve siap bergerak untuk menaikan suku bunga, sementara itu Bank of Japan dan European Central Bank menambah stimulus.

Mata uang AS terapresiasi terhadap semua kecuali satu dari 16 mata uang utama sebelum dirilisnya laporan pada pekan ini yang para ekonom katakan akan menunjukkan mnaufaktur berekspansi dan para pengusaha menambahkan jumlah pekerjanya di negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia. Euro turun ke level terendah dua tahun terhadap greenback sebelum pertemuan ECB pada pekan ini. Dollar Australia mengalami penurunan terbesar dalam tiga pekan seiring jumlah persetujuan pembangunan turun ke level terendah sejak Juli 2012 dan manufaktur China melambat.

"Semua argumen saat ini mendukung untuk dollar," kata Lutz Karpowitz, analis mata uang senior di Commerzbank AG di Frankfurt. "Sangat jelas bahwa the Fed adalah bank sentral yang cukup hawkish. Kami melihat itu sebagai dasar dari penguatan dollar, dan itu di benarkan."

Dollar naik sebesar 0.4% menjadi 112.80 yen pada pukul 15.56 wib setelah naik ke 112.99, itu adalah level tertinggi sejak Desember 2007. Mata uang AS menguat sebesar 0.3% menjadi $1.2495 per euro setelah terapresiasi ke $1.2440, itu adalah level terkuat sejak Agustus 2012. Yen hanya sedikit berubah di 140.87 per euro.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar