Jumat, 26 Mei 2017

forex  Forex

Dollar Menguat Searah Kenaikan Yield Obligasi AS

Rabu, 15 Mei 2013 15:29 WIB
Dibaca 749

Monexnews -

Kenaikan Dollar yang cukup tajam terhadap berbagai mata uang utama maupun komoditas lainnya terjadi bersamaan dengan kenaikan indeks saham AS ke level rekor tertinggi dan lonjakan yield obligasi AS pada tenor 10-tahun mendekati level 2%, kondisi ini mencerminkan tingginya daya tarik pasar aset Amerika Serikat (AS) di mata para investor.

Daya tarik aset AS sendiri cukup tinggi akibat data ekonomi dan prospek kebijakan moneter bank sentral AS akhir-akhir ini. Meski pencabutan stimulus QE3 The Fed tidak akan dilakukan dalam waktu dekat, namun fakta bahwa bank sentral AS sedang mempertimbangkan reduksi kebijakan yang akomodatif telah menempatkan The Fed dalam posisi yang sangat kontras dengan ECB, BoJ maupun RBA dimana hal ini yang menjadi pondasi utama reli Dollar AS.

Terkecuali jika salah satu dari bank sentral ECB, BoJ ataupun RBA berubah haluan dari dovish menjadi netral, maka reli Dollar seharusnya masih berpotensi berlanjut. Selanjutnya fokus para investor akan tertuju pada indeks manufaktur Empire State, industrial production, producer price dan laporan arus capital inflow Treasury. Data yang paling penting, yakni angka manufaktur yang dapat menunjukkan kinerja perekonomian AS.

Terpantau sejauh ini indeks Dollar AS menguat 0.18% di level 83.86, setelah meraih titik tertinggi intraday di 84.01 dan level terendah hariannya di 83.68.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar