Sabtu, 16 Desember 2017

forex  Forex

Dollar Menguat Seiring Fokus Kembali Pada Batas Utang AS

Kamis, 26 September 2013 21:20 WIB
Dibaca 706

Monexnews - Dollar AS menguat terhadap sebagian besar rivalnya pada hari Kamis, namun penguatan tersebut teredam seiring belum adanya kejelasan tentang fiskal di Washington D.C yang dibayangi oleh data ekonomi.

Pemerintah AS akan mencapai batas utangnya pada tanggal 17 Oktober, kata Menteri Keuangan Jacob Lew pada hari Rabu. Tanpa adanya kenaikan pada batas utang, AS tidak akan dapat meminjam uang untuk membayar tagihannya. Pada saat yang sama, Kongres mencoba untuk hindari sebagian penutupan pemerintah pada pekan depan.

Laporan mingguan klaim pengangguran AS turun sebanyak 5000 menjadi 305.000 pada minggu yang berakhir 21 September, mengalahkan ekspektasi analais untuk kenaikan menjadi 327.000.

Laporan terpisah, pandangan akhir pada GDP kuartal kedua AS tumbuh sebesar 2.5 persen. Pembacaan akhir GDP kuartal kedua lebih rendah dari perkiraan ekonom untuk tumbuh 2.6 persen.

Indeks dollar, yang merupakan ukuran greenback terhadap enam rival utamanya, naik menjadi 80.52 dari 80.32 pada penutupan hari Rabu.

“Anda bisa berpendapat bahwa kita dapatkan data yang kuat dalam bentuk klaim pengangguran, namun yang baik adalah pemulihan ekonomi ketika Washington tidak menyetujui pada kenaikan batas utang,” kata Andrew Wilkinson, kepala ekonom di Miller Tabak.

“Saat ini, cukup banyak kesempatan untuk siapapun untuk mengambil sesuatu yang lebih daripada bertaruh [ada dollar,” tambahnya.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar