Senin, 18 Desember 2017

forex  Forex

Dollar Menguat Tajam vs Euro & Yen Jepang

Kamis, 5 September 2013 21:21 WIB
Dibaca 912

Monexnews -

Para investor kembali memborong Dollar AS paska rilis data non manufaktur ISM dan jobless claims yang menopang ekspektasi data non farm payrolls yang solid. Alhasil pairing EURUSD anjlok ke level terendah 6-minggu baru sementara USDJPY diperdagangkan menguat diatas level 100.00 untuk kali pertama sejak 25 Juli.

Permintaan terhadap mata uang Dollar juga ditunjang oleh lonjakan yield obligasi AS tenor 10-tahun, yang mendekati level 3%. Aktivitas sektor jasa mengalami ekspansi ke laju tercepatnya dalam 6 bulan terakhir. Indeks ISM melejit ke 58.6 dibanding bulan sebelumnya di level 56, sementara jobless claims menurun ke 323,000 dibanding pekan sebelumnya 332,000. Penurunan klaim tunjangan penganggur yang dikombinasi dengan penguatan aktivitas ISM tersebut memberikan konfirmasi bahwa berbagai perusahaan di AS khususnya di sektor jasa meningkatkan lapangan kerja, sehingga para investor menepis angka ADP yang lemah.

Kondisi sektor jasa dan manufaktur AS yang merangkak naik ini disertai perbaikan pasar kerja AS dapat memacu spekulasi reduksi stimulus The Fed pada bulan ini. Sehingga berpotensi mendongkrak Dollar dan yield obligasi AS lebih lanjut.

Di satu sisi, mata uang Euro jatuh ke level terendah baru setelah ECB mengulangi janji nya untuk menjaga tingkat suku bunga rendah untuk periode yang lebih lama. Komentar Draghi yang lebih bearish adalah pada sesi tanya jawab yang mengindikasikan adanya peluang pemangkasan suku bunga lebih lanjut jika yield bergerak berlawanan dengan bias bank sentral. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar