Senin, 23 Januari 2017

forex  Forex

Dollar Menguat Terhadap Euro Setelah Data Durable Goods Order

Selasa, 25 Juni 2013 20:28 WIB
Dibaca 488

Monexnews - Dollar menguat terhadap euro untuk hari kelima setelah sebuah laporan ekonomi menunjukkan bahwa jumlah pesanan pabrik AS untuk barang tahan lama naik lebih dari perkiraan di bulan Mei, memacu spekulasi bahwa Federal Reserve akan mengurangi pembelian obligasi.

Mata uang 17-negara melemah seiring Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa kondisi perekonomian wilayah euro masih membutuhkan kebijakan stimulus moneter.

“Kuatnya laporan ekonomi AS telah mendorong penguatan dollar,” kata Vassili Serebriakov, analis mata uang di BNP Paribas SA di New York.” Dengan kuatnya sinyal pengurang QE oleh Fed semua tergantung pada data ekonomi, pasar akan terus menjadi sangat sensitif terhadap data AS yang memilik dampak kuat.”

Mata uang AS terapresiasi sekitar 0.3% menjadi $1.3100 per euro, setelah sebelumnya turun sekitar 0.2%. Greenback melemah sekitar 0.1% terhadap yen, menjadi 97.60 per yen setelah sebelumnya turun 0.8%. Euro tergelincir 0.3% menjadi 127.87 yen.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar