Selasa, 23 Mei 2017

forex  Forex

Dollar Menguat Vs. Euro Atas Perbedaan Outlook

Selasa, 3 Juni 2014 8:17 WIB
Dibaca 700

Monexnews -

Dollar bergerak sekitar 0.1% dibawah level terkuatnya dalam tiga bulan terhadap euro seiring meningkatnya yield Treasuri AS dan data kerja yang akan di rilis besok di perkirakan akan menunjukkan perbaikan di sektor kerja.

Permintaan untuk mata uang tunggal terbatas sebelum di rilisnya laporan pada hari ini yang di proyeksikan akan menunjukkan inflasi di zona Euro melambat di bulan Mei, memperkuat kemungkinan untuk bank sentral Eropa untuk memperluas pelonggaran pada tanggal 5 Juni. Dollar Australia pertahankan penurunannya dari kemarin, itu merupakan penurunan terbesar dalam dua pekan, seiring ekonom perkirakan Reserve Bank akan pertahankan suku bunga di rekor terendah pada pertemuan kebijakan pada hari ini.

“Dollar akan  terpengaruh oleh data kerja pada pekan ini, yang mungkin akan berpengaruh pada pergerakan suku bunga AS,” kata Etsuko Yamashita, kepala ekonom di Sumitomo Mitusi Banking Corp. di New York. “Penurunan dalam yield Treasuri yang kita lihat di bulan Mei sudah mulai berbalik, dan itu mendukung dollar.”

Dollar pada pagi ini hanya sedikit berubah di $1.3599 per euro pada pukul 08.14 wib setelah terapresiasi ke $1.3586 pada tanggal 29 Mei, yang merupakan level terkuat sejak 13 Februari. Mata uang AS di perdagangkan di 102.42 yen, setelah kenaikan sebesar 0.6% kemarin. Euro bergerak di kisaran 139.27 yen dari 139.21.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar