Selasa, 30 Mei 2017

forex  Forex

Dollar Meroket Terpicu Sentimen Risk Aversion

Kamis, 15 Agustus 2013 20:57 WIB
Dibaca 1108

Monexnews -

Dollar menguat tajam setelah dilaporkan kenaikan data jobless claims diluar estimasi sehingga menambah kecemasan pengurangan stimulus yang memicu kejatuhan aset berisiko seperti indeks saham AS.

Selain kecemasan reduksi stimulus, laporan lainnya seperti indeks manufaktur kawasan New York maupun Philadelphia juga kurang begitu menggembirakan. Sementara laporan TIC capital flow jatuh dibawah estimasi ke -66.9 milyar Dollar. Produksi industri cukup flat di bulan Juli, sehingga secara keseluruhan kondisi makro dan fundamental masih kurang kondusif untuk valuasi aset saham.

Pelemahan Wall Street ini menyebabkan aksi hindar resiko para investor yang mengalihkan ke valuta safe haven seperti Dollar AS. Terpantau sejauh ini indeks Dollar AS menguat 0.24% di level 81.95, setelah meraih titik tertinggi intraday di 81.98 dan level terendah hariannya di 81.45.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar