Sabtu, 22 Juli 2017

forex  Forex

Dollar Merosot Pasca Keputusan The Fed

Kamis, 19 Maret 2015 2:23 WIB
Dibaca 1569

Monexnews - Ekspetasi pasar bahwa Federal Reserve AS akan menghilangkan kata "sabar" dalam kenaikan suku bunga serta membuka peluang kenaikan di bulan Juni menjadi kenyataan. Namun Bukannya menguat, dollar malah berbalik merosot tajam terhadap mata uang utama. Bank sentral AS tersebut kali ini memberikan kejutan dengan menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi serta laju kenaikan suku bunga.

Dollar seketika bergerak melemah setelah The Fed mengumumkan tingkat suku bunga hingga akhir tahun ini diperkirakan sebesar 0,625%, angka tersebut jauh lebih rendah dari proyeksi yang dirilis bulan Desember lalu sebesar 1,125%. Sementara pertumbuhan ekonomi AS tahun ini diperkirakan sebesar 2,3% - 2,7%, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 2,5% -3,0%. Chairwomen The Fed, Janet Yellen, mengatakan penurunan proyeksi suku bunga tersebut konsisten dengan penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi, sementara penguatan dollar dikatakan sebagai salah satu penyebab lemahnya ekspor AS, meski penguatan dollar merupakan refleksi tangguhnya ekonomi AS.

Kondisi pasar tenaga kerja diperkirakan akan terus menunjukkan peningkatan namun pertumbuhan gaji masih lemah, dengan tingkat pengangguran akan mencapai 5.0% - 5.2% di tahun ini. Untuk inflasi diperkirakan sebesar 0.6% - 0.8% di tahun 2015. Yellen dalam konfrensi persnya juga mengatakan untuk saat ini masih belum tepat untuk memberikan panduan kepastian kapan suku bunga akan dinaikkan. Indeks dollar terhadap mata uang utama saat ini merosot 1,6% menjadi 98,016 pada pukul 02.20 WIB, menjauhi level tertinggi harian 99,797. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar